Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Mei 2013

Kebudayaan Suku Madura



Suku Madura merupakan etnis dengan populasi besar di Indonesia, jumlahnya sekitar 20 juta jiwa. Mereka berasal dari Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya, seperti Gili Raja, Sapudi, Raas, dan Kangean. Selain itu, orang Madura tinggal di bagian timur Jawa Timurbiasa disebut wilayah Tapal kuda,dari Pasuruan sampai utara Banyuwangi. Orang Madura yang berada di Situbondo dan Bondowoso, serta timur Probolinggo, Jember, jumlahnya paling banyak dan jarang yang bisa berbahasa Jawa, juga termasuk Surabaya Utara ,serta sebagian Malang.

Rabu, 09 Desember 2009

Budaya Ketimuran Madura


Madura adalah suatu pulau yang dipisahkan sebuah selat dari pulau Jawa, yaitu selat Madura. Madura terbagi menjadi 4 Kabupaten,yaitu dimulai dari yang paling barat adalah Bangkalan, Sampang Pamekasan dan Sumenep. Pulau Madura mempunyai banyak kesenian dan budaya. Salah satunya adalah budaya Ketimuran.

Banyak penduduk luar Madura yang menganggap orang Madura itu keras, tapi semua itu tidak sesuai dengan kepribadian penduduk asli Madura. Mereka tidak pernah praktik lapangan untuk melihat sendiri tentang Madura. Madura yang hanya terdiri dari 4 Kabupaten memiliki banyak nilai estetika.

Ketika kita melihat budaya kebaratan sungguh sangat jauh perbandingannya dengan budaya ketimuran kita. Pasti nilai-nilai budaya timur lebih baik dari pada budaya barat. Semisal cara berpakaian kita dibandingkan dengan budaya barat, pasti lebih sopan dan lebih baik cara berpakaian budaya timur dari pada budaya barat yang serba terbuka dan jauh dari batas-batas kesopanan.

Madura adalah pulau yang masih kental dari ajaran Islam dan masih berpegang teguh pada budaya timur. Semua itu tidak lepas dari para ulama dan pondok pesantren yang turut memberi ikatan kuat pada pulau tercinta kita, agar tetap berpegang teguh pada budaya timur yang baik dan tidak memberi jalan masuk budaya barat dan membius norma-norma dan kaedah-kaedah masyarakat Madura.

Masyarakat Madura juga memiliki rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama makhluk ciptaanNYA. Masyarakat Madura mampu beriteraksi kepada siapa saja, tidak mengenal perbedaan Itulah indahnya rasa kekeluargaan yang tercipta oleh manyarakat Madura yang mayoritas penduduknya beragama Islam.